Bandar Poker 8 Kartu – Kisah Jerry Yan, Personil F4

Posted on

Bandar Poker 8 Kartu – Kisah Jerry Yan, Personil F4

 

Image result for kisah cinta nyata F4

Bandar Poker 8 Kartu – 

Bandar Poker 8 kartu – Masa Kecil Jerry Yan
Jerry lahir pada 1 Januari 1977 di Taipei, Taiwan. Berbeda dengan tokoh yang diperankan di Meteor Garden sebagai Tao Ming She, Jerry berasal dari keluarga tak mampu. Jerry mengisahkan bahwa di usia 12 tahun, ayahnya sudah meninggal dunia. Sang ibu membesarkan ia bersama seorang kakak perempuan bekerja sebagai tukang jahit baju. Penghasilan sang ibu seringkali kurang. Hanya untuk makan buah-buahan, mereka harus memilih yang hampir busuk karena murah. Untuk membantu perekonomian keluarga, di usia yang baru menginjak ke-13, Jerry sudah harus bekerja keras selepas pulang sekolah. Bahkan sesaat setelah ia terkenal sebagai personil F4 pun, atap rumah Jerry masih bocor saat hujan tiba. Karena itu, kakak kandung Jerry sempat kesetrum listrik saat membuka lemari es. Lemari es yang dimiliki sudah sangat kuno pula. Yang paling diingat Jerry adalah punggung sang ibu ketika seharian berkutat dengan mesin jahit. Saat sang ibu sibuk dengan pekerjaan menjahit, maka Jerry dan sang kakak bergantian mengerjakan pekerjaan rumah.

Masa Remaja Jerry Yan
Jerry mengakui bahwa ia hampir saja menjadi gigolo. Itu terjadi ketika ia masih duduk di bangku SMA dan bekerja sebagai bartender selepas sekolah. Beberapa teman Jerry ketika itu berprofesi sebagai gigolo dan memiliki kehidupan yang enak. Bagaimana tidak, memiliki mobil yang keren, pakaian yang bagus-bagus serta uang. Sedangkan Jerry sendiri kala itu memiliki kehidupan yang sangat melelahkan. Saat ia selesai dengan kerja sebagai bartender, waktu sudah tengah malam dan ia masih harus menempuh 2 jam untuk bisa pulang ke rumah. Sementara pagi-pagi sekali ia sudah harus bangun untuk sekolah. Tentu saja Jerry tergiur dengan tawaran teman-temannya. Ibu Jerry lah yang “membangunkan” dia. Ibu Jerry mengatakan, tak peduli betapa keras dan pahit kehidupan ini, seseorang tidak seharusnya mencari uang dengan cara yang tak layak. Itu mengapa Jerry selalu berterima kasih pada sang ibu.
Kalian tentu ingat dengan adegan film Meteor Garden 1 di mana San Chai yang hidup sendirian di apartment sempit harus segera angkat kaki malam itu juga, tak peduli kala itu sudah tengah malam? Kita berpikir jangan sampai hal itu terjadi dalam kehidupan nyata. Namun ternyata Jerry, sang ibu dan kakak pernah mengalami kejadian itu. Mereka pernah diusir oleh pemilik rumah pada tengah malam dan harus meminjam sebuah kereta belanja untuk menaruh barang-barang mereka. Malam itu juga ketiganya berkeliling mencari tempat tinggal. Jerry sekeluarga direndahkan oleh para kerabat, bahkan ibu Jerry harus mendengar ucapan yang sangat menghina ketika ia hendak meminjam uang. Jerry mengetahui semua itu.
Ketika Jerry sudah lulus SMA, ia langsung mengikuti wajib militer selama 2 tahun. Selepas wajib militer, tepatnya sekitar tahun 2000 dan Jerry berusia 23 tahun, ia bekerja sebagai model.

Kehidupan Orang Tak Pernah Disangka
Suatu hari, produser F4 bernama Angie Chai melakukan audisi untuk mencari personil. Saat itu Jerry Yan datang mendaftar diantar oleh Ken Chu. Ken Chu sendiri sebenarnya tak tertarik untuk mendaftar, namun tak disangka-sangka ia juga ditawarkan untuk memerankan salah satu tokoh. Kabarnya mereka tertarik dengan wajah Ken Chu yang tampak ramah. Meski semua pihak yang terlibat menginginkan film Meteor Garden sesuai dengan harapan, namun siapa sangka justru sangat meledak di pasaran terutama Asia. Itu adalah awal titik balik kehidupan seorang Jerry Yan.
Hubungan Jerry Dengan Anggota F4 Lain
Pada masa-masa berikutnya, Jerry acapkali bersitegang dengan Ken Chu. Pada musim semi 2013, Jerry beserta ketiga anggota F4 lain kembali muncul dalam sebuah konser di Jiangsu, Cina. Konser ini menjadi ajang reuni setelah sekian tahun keempatnya tak pernah tampil lagi bersama. Hal ini dimaklumi sebab keempat personil sudah memiliki kesibukan masing-masing. Saat gladi resik konser 2013 di Jiangsu China, kondisi Jerry dengan Ken sudah seperti perang dingin. Di belakang panggung, keduanya meminta ruang rias yang terpisah. Mereka juga menghindari bertatapan muka. Untunglah saat di panggung, Jerry bersedia mengakui bahwa ia sering membuat Ken Chu susah berhubungan dengan sifat kekanakannya dan gosip-gosip tak sedap. Jerry mengatakan, meskiusianya paling senior di antara keempat personil, namun sifatnya justru paling kekanakan. Ken Chu sendiri sempat menyebut Jerry merupakan orang yang sangat membosankan.
Ketika Jerry diminta untuk mengucapkan kalimat Dao Ming Shi di Meteor Garden, Jerry mengucapkan kalimat kocak : “kalau mengucapkan maaf itu berguna, lalu polisi itu gunanya apa untuk kita?”
Pada tahun 2006, keempat personil termasuk Jerry mendapatkan wawancara dari talkasia. Saat ditanya mengenai kepribadian masing-masing yang konon berbeda satu sama lain, Jerry pun mendapatkan giliran untuk menjawab. Ia mengatakan bahwa mereka berempat seperti sebuah keluarga kecil, di mana Ken sering bertindak seperti ibu, Vic seperti adik laki yang lucu dan Vanness yang berkepribadian serius dan pekerja keras, mirip seperti seorang ayah.
Kisah Cinta Jerry Yan
Jerry Yan diketahui publik menyukai kekasih yang lebih tua usia darinya. Kekasih Jerry yang pertama adalah kakak kelas Jerry saat bersekolah dulu. Kekasih kedua Jerry adalah fotomodel seksi, Lin Chi Ling yang usianya senior 3 tahun di atas Jerry.
Konon Jerry Yan begitu mencintai Lin Chi Ling, sampai-sampai emosi Jerry tak tertahankan saat mereka harus berpisah, sehingga Jerry menangis di atas panggung dan sempat ditenangkan oleh Ken Chu, anggota F4 lainnya.
Sekali lagi, Jerry menangis saat siaran televisi karena mengenang kisah cintanya bersama Chi Ling. Hal ini mengganggu ibu kandung Chi Ling, sehingga beliau sempat menelepon Jerry agar berhenti menangis dan berhenti membuat sesuatu yang menimbulkan berita. Ibu Chi Ling khawatir jika tangisan Jerry akan mempengaruhi Chi Ling dan menggagalkan rencana pernikahan Chi Ling dengan seorang pengusaha. Beliau sangat memahami bahwa masa lalu itu terjadi di antara anaknya dan seorang personil F4, namun beliau berharap bahwa Jerry dapat melupakan masa lalunya bersama Chi Ling.
Ibu Chi Ling mengatakan “setiap orang memiliki masa lalu. Namun sekarang ini, mengingat-ingat masa lalu bukanlah keputusan yang tepat.”
Terkait dengan keberatan yang diajukan oleh ibu Chi Ling, manajer Jerry Yan menjawab bahwa tangisan Jerry adalah bentuk reaksi alami. Bahkan hingga kini, si manajer mengatakan bahwa Jerry masih berteman baik dengan Chi Ling.
Rumor yang beredar mengatakan bahwa Chi Ling akan segera menikah dengan kekasihnya yang bernama Qiu Shi Kai. Namun kabar tersebut dibantah segera oleh Chi Ling, ia mengatakan tidak memiliki rencana menikah dalam waktu dekat.

Rahasia Kelam?
Sebelum saya menceritakan (menterjemahkan), saya tegaskan dengan amat sangat tegas bahwa saya pribadi tidak peduli bagaimana status seseorang selama ia tidak berbuat merugikan orang lain. Ok, kembali ke rahasia kelam Jerry. Beberapa media lokal mengklaim bahwa mereka berhasil “mencari tahu” latar belakang Jerry yang berhubungan dengan kedua orang tuanya, dalam hal ini adalah ayah kandung Jerry. Disebutkan bahwa Jerry adalah anak hasil di luar pernikahan. Ayah dan ibunya tak pernah menikah. Ketika hal ini ditanyakan kepada pihak manajemen Jerry, mereka tidak membantah sekaligus tidak pula mengiyakan. Mereka menyebut bahwa Jerry tidak dapat memilih keluarga yang bagaimana ia ingin dilahirkan. Yang terpenting adalah, Jerry sudah sangat berbakti kepada ibu dan kakak semata wayangnya. Ia ingin sang ibu bangga terhadapnya. Tidak ada penjelasan dari Jerry mengenai hal ini. (dan menurut saya tidak perlu dijelaskan dan diungkit. Dia saat ini sudah sukses, besok juga harus lebih sukses, Ya kan, Jerry?)

Cinta Kepada Ibu
Suatu hari Jerry hendak menghadiahkan gelang giok kepada ibu tercintanya. Alasan Jerry adalah agar sang ibu senantiasa sehat. Kepercayaan Cina mengatakan bahwa gelang giok yang cocok akan membawa pengaruh kesehatan bagus kepada pemakainya. Jerry menyebut bahwa ibunya sangat hemat dalam membelanjakan uang. Hal ini dapat dimaklumi, mereka sempat hidup dalam kondisi kekurangan. Karena sifat hemat itu, maka Jerry pun harus membuat siasat agar sang ibu mau. Jerry mengelabui ibunya bahwa ia ingin menghadiahkan gelang giok kepada seorang teman. Untuk itu, ia ingin ibunya ikut ke toko perhiasan agar tangan ibunya bisa “dipinjam” sebagai ukuran. Ibunya pun terbujuk. Pada saat gelang sudah dipakaikan, Jerry bersikeras meminta ibunya untuk tidak lagi melepaskan gelang tersebut. Tak pelak, sang ibu selalu bertanya pada Jerry berapa harga gelang tersebut. Lagi-lagi Jerry harus mengelabui sang ibu, ia menyebut harganya “hanya” 3000 NT. Sang ibu pun dengan bangga menceritakan hadiah pemberian anak lelakinya kepada kawan-kawan. Tak lupa sang ibu menyebut harga. Jerry berkata : padahal harga asli gelang tersebut adalah 3 juta NT, setara dengan harga sebuah mobil sport mewah baru. Jerry juga membuat sang ibu memiliki koleksi tas bermerek mahal. Ia mampu membeli tanpa harus terbelalak melihat harga tas-tas tersebut. Ketika sang ibu berulang tahun, Jerry menghadiahkan 2 ekor anjing agar sang ibu tak merasa kesepian. Jerry kerap meninggalkan sang ibu demi keperluan syuting hingga berhari-hari lamanya. Terhadap publik, Jerry sangat melindungi privasi sang ibu. Ia menolak segala even jika mengharuskan sang ibu hadir. Saat Jerry harus menemani sang ibu menghadiri pernikahan kerabat, tak dinyana pesta tersebut berubah menjadi ajang permintaan foto dan tanda tangan dengan Jerry. Sesaat Jerry mengangkat kepala, ia melihat sang ibu tersenyum dengan bangga. Ia sangat bahagia melihat hal itu.

Bandar Poker 8 Kartu – Kisah Jerry Yan, Personil F4.

posted by :


AUXPoker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *